......................
Tidak tahu semenjak di pimpin oleh presiden siapa, Malaysia dan negara tetangga lainya seperti Singapura Korea Taiwan dan lain lain tetap dan setia merekrut tenaga tenaga dari putra putri Indonesia, tapi sayangnya dari sekian banyak tenaga yang di rekrut sebagain besar adalah tenaga buruh, tenaga kuli yang di pekerjakan di pabrik pabrik dan di rumah tangga sebagai pembantu rumah tangga, babby sister dan lain lain. dan hingga saat ini di era Presiden Joko widodo Indonesia masih exsis bangga dengan mengexport Tenaga kerja Indonesia (TKI) atau Tenaga kerja Wanita ( TKW) sebagai buruh, pembantu rumah tangga ke luar negeri termasuk Malaysia.
Dan pada kenyataan di lapangan tidak semua saudara kita sebagai TKI/W di perlakukan sebagai mana mestinya sebagai seorang pekerja, tidak sedikit yang mendapatka siksaan bahkan tidak menerima hak upah hasil kerjanya, juga tidak sedikit pula yang terjerumus kedunia gelap dunia prostisusi
Dan pada kenyataan di lapangan tidak semua saudara kita sebagai TKI/W di perlakukan sebagai mana mestinya sebagai seorang pekerja, tidak sedikit yang mendapatka siksaan bahkan tidak menerima hak upah hasil kerjanya, juga tidak sedikit pula yang terjerumus kedunia gelap dunia prostisusi
Sementara disisi lain saya dan kawan kawan di desa Kaliabu dengan latar belakan pendidikan rata rata SMP-SMU mampu membuktikan bahwa kami dapat berbuat sesuatu menggali kemampuan diri untuk bekerja sebagai desainer grafis dengan imbalan dengan mata uang US dolar sehingga desa kami terkenal dengan Kampung Desainer, Kami mendapatkan hasil berupa mata uang US dolar dari kampung halaman tanpa harus merantau ke luar negeri sebagai TKI/W, akhirnya keberadaan kami pemuda kaliabu mendapatkan perhatian dari pemerintah pusat dan pada awal pemerintahan presiden Ir Joko widodo tepatnya pada bulan September kami mendapat kunjungan dari Dirjen Ekonomi Kreatif berbasis Media dari badan ekonomi kreatif ( EKMDI), Desain dan Iptek Bapak Heri Waluyo, Dalam kesempatan tersebut kami mendapatkan pangarahan dan motivasi yang luar biasa dari beliau, sebgai kenang kenangan dan bukti nyata kerja beliau dalam memberikan motivasi kepada kami adalah adanya jaringan Indihome Telkom di desa kami. Dalam kesempatan ini kami mengucapkan berjuta terimakasih kepeda Bapak Heri Waluyo, semoga Tuhan yang Maha Esa selalu melimpahkan rahmatNya kepada beliau .
III. Maksud dan Tujuan
- Maksud di buatnya proposal ini, saya sebagi pribadi ( Muhammad Abdul Bar) menawarkan kepada pemerintah untuk mendukung dan menfasilitasi saya untuk berbagi kepada Saudara saudara setanah air untuk belajar bersama menekuni desainer grafis seperti yang sudah saya lakukan dengan di ikuti kawan kawan satu kampung sejak tahun 2011 hingga saat ini
- Tujuan dibuatnya proposal ini untuk memberdayakn TKI/W untuk dapat berkarya/ bekerja dikampung halaman tetap dengan berpenghasilan dolar, dan utau minimal memutus mata rantai TKI/TKW bekerja sebagai buruh di luar negeri, demi mengembalikan harkat dan martabat serta wibawa bangsa di mata dunia
IV. Langkah dan Tehnik
Demi terwujudnya hilangnya budaya Urbanisasi/Imigrasi hanya untuk mengadu nasib dengan skill rendah, atau minimal memutus mata rantai budaya tersebut, maka saya berniat mengajukan program kepada pemerintah untuk mendukungg niat saya.
Alasan Kenapa saya berani mengajukan niat tersebut adalah, karena saya mempunyai latar belakang yang kelam, pendidikan rendah, modal pas pasan, dan dari kalangan keluarga yang tak beada juga. Namun demikann saya dapat melakuakan sesuatu pembelajaran khususnya dalam bidang desain grafis dan pemanfaatn internet secara bijak dan cerdas, sehingga saya saat ini dapat menikmati kehidupan yang jauh lebih layak jauh lebih baik dari sebelumnya, dan saya pun sudah meninggalkan pekerjaan lama saya sejak tahun 2011 sebagi sopir bus malem.
Karena kisah atau latar belakang saya tersebut, saya yakin, saya akan mampu memotivasi kepada orang lain yang mempunyai latar belakang yang sama atau bahkan yang mempunyai latar belakann yang lebih baik. dengan memberikan sebuah solusi yang berdampak pada peningkatan secara finasial.
.............
.............